Bawaslu Sulsel Gelar Pembinaan/Pendampingan Penanganan Pelanggaran bagi Bawaslu Kabupaten dan Kota
|
\n\n\n\nMakassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Dr Azry Yusuf berharap seluruh koordinator divisi penanganan pelanggaran dapat mengikuti dengan seksama seluruh sesi dalam rapat yang di gelar, Selasa (24/5/2022). Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan pembinaan/penanganan pelanggaran yang mengundang Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulsel.
\n\n\n\n“Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi dengan Bawaslu RI beberapa waktu lalu di Lombok Nusa Tenggara Barat. Saya berharap diikuti secara seksama, sebab kegiatan serupa terbilang cukup langka,” kata Dr Azry Yusuf saat membuka kegiatan.
\n\n\n\nKegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diisi oleh Ketua DKPP RI Prof. Muhammad sebagai pembicara pertama dengan uraian bahasan terkait etika pengawas pemilu di lingkup penyenggara pemilihan umum. Pemaparan materi teknis terkait Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran dan Pelaporan (SIGAP LAPOR) oleh tenaga teknis Bawaslu RI dan Materi dari akademisi Universitas Hasanuddin Prof Anwar Burahima.
\n\n\n\nProf Muhammad sendiri dalam pemaparannya menyampaikan terkait substansi etik dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara pemilihan umum.
\n\n\n\n“Orang yang tegak lurus menjaga dan menjalankan etika sebagai penyelenggara Pemilu, sangat kecil kemungkinan bermasalah dalam hukum. Sebaliknya, jika mengabaikan dan menyepelehkan persoalan etika, sangat kecil kemungkinan untuk tidak melakukan pelanggaran hukum,” paparnya.
\n\n\n\nIa juga menyampaikan pada seluruh jajaran anggota Bawaslu untuk bersikap selayaknya pemimpin.
\n\n\n\n“Jadilah pemimpin, bukan sekedar pejabat. Pejabat adalah mereka yang melakukan kegiatan sesuai yang tertera dalam RKA program yang sudah menjadi rutinitas, sedangkan pemimpin adalah mereka yang bisa melakukan kegiatan bukan hanya yang menjadi tugas rutin, tetapi inovatif, kreatif dan berfikir solutif,” tegasnya.
\n\n\n\nTidak hanya itu, Ia juga menyampaikan esensi pembinaan dalam berorganisasi. “Menegur dan membina staf atau bawahan jangan dilakukan di ruang publik. Undang, bicarakan dan berikan nasehat dan pembinaan secara baik dan bijak,” papar Prof Muhammad.
\n\n\n\nKegiatan ini dihadiri juga Anggota Bawaslu Sulsel Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Asradi, Anggota Bawaslu Sulsel Koordinator Divisi Organisasi Hasmaniar Bachrun, dan Anggota Bawaslu Sulsel Koordinator Divisi Humas Saiful Jihad, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Sulsel Dr Jalaludin.
\n\n\n\n
\n\n\n\nDitulis oleh M Chaidir Pratama
\n\n\n\nSumber : https://sulsel.bawaslu.go.id/web/bawaslu-sulsel-gelar-pembinaan-pendampingan-penanganan-pelanggaran-bagi-bawaslu-kabupaten-dan-kota/
\n"