Berbenah dan Perkuat Struktur ad hoc, Bawaslu Sinjai melaksanakan kegiatan Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan
|
Sinjai, 30 Oktober 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai melaksanakan kegiatan Rapat Evaluasi Penguatan Kelembagaan dengan mengusung tema “Sinergi Panrita Kitta: Mengokohkan Struktur Ad Hoc Bawaslu Sinjai”, Kamis (30/10/2025), bertempat di Aula Wisma Sanjaya, Kabupaten Sinjai.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, Anggota, Koordinator Sekretariat, serta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Sinjai, dan turut melibatkan mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Sinjai. Hadir pula Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Alamsyah, S.H., serta Ketua Bawaslu Kota Makassar, Dr. Dede Arwinsyah, S.H., M.H. yang bertindak sebagai fasilitator.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sinjai, Muhammad Arsal, menegaskan pentingnya melakukan penguatan kelembagaan pengawasan pemilu di seluruh tingkatan. Ia menilai bahwa tantangan yang dihadapi penyelenggara dan pengawas pemilu begitu kompleks, baik dari sisi regulasi, kewenangan, maupun kapasitas sumber daya manusia.
“kalau kita lihat beban penyelenggara pengawas dari sisi regulasi dan kewenangan memang perlu adanya penguatan,” ujar Arsal.
Ia juga menyoroti perlunya pemerataan komposisi pengawas di tingkat bawah.
“Dari sisi komposisi kita memang kekurangan, terutama di jajaran pengawas kita di tingkat desa dan kelurahan, coba kita bayangkan dari satu desa/kelurahan kami harus melakukan pengawasan dengan personil cuma 1 orang.” tambahnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Alamsyah, S.H., dalam arahannya menyampaikan bahwa evaluasi kelembagaan perlu dilakukan secara menyeluruh agar sistem pengawasan pemilu dapat semakin efektif dan responsif terhadap dinamika demokrasi.
“Evaluasi kelembagaan ini ada empat aspek yang menjadi perhatian. Pertama dari aspek penyelenggaraan itu sendiri, kedua aspek penyelenggaranya, ketiga aspek pemilihnya, dan keempat aspek kepesertaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Alamsyah berharap kegiatan evaluasi seperti ini dapat menjadi sarana perbaikan berkelanjutan.
“Semoga penyelenggaraan ke depan, apa yang menjadi kelemahan-kelemahan baik di Pemilu maupun di Pilkada tidak terulang lagi, karena kita di Sulawesi Selatan ini juga menjadi barometer di Indonesia,” harapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yaitu Dr. Aksi Hamzah, S.E., M.Si. dan Drs. M. Khudri Arsyad, M.I.Kom. Peserta dalam kegiatan ini merupakan mantan penyelenggara ad hoc yang sebelumnya berperan dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Kegiatan berlangsung dalam bentuk pemaparan materi oleh para narasumber dan diskusi interaktif yang membahas berbagai pengalaman, regulasi, tantangan, serta evaluasi selama pelaksanaan tugas penyelenggaraan dan pengawasan pemilu di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sinjai berkomitmen memperkuat kapasitas kelembagaan dan mempererat koordinasi antarlevel pengawasan, demi mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas, transparan, dan berkualitas di masa mendatang.
Humas Bawaslu Sinjai