Bawaslu Sinjai Gelar Ngabuburit Pengawasan, Perkuat Literasi Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif
|
Sinjai, 4 Maret 2026 — Dalam rangka memperkuat peran kelembagaan serta meningkatkan kesadaran demokrasi di tengah masyarakat, Bawaslu Kabupaten Sinjai menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu: Penguatan Literasi Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Sinjai.
Ngabuburit Pengawasan ini menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi kolaboratif dalam membangun komitmen bersama untuk menjaga kualitas demokrasi. Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar elemen pengawas pemilu dan masyarakat.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan ramah tamah bersama Mahasiswa KKN Profesi Universitas Muhammadiyah Sinjai yang telah melaksanakan pengabdian selama kurang lebih dua bulan di Kantor Bawaslu Kabupaten Sinjai. Selama masa pengabdian, para mahasiswa berkontribusi melalui berbagai program kerja yang mendukung tugas dan fungsi pengawasan, termasuk kegiatan edukasi demokrasi, serta penguatan pengawasan partisipatif.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Sinjai, Koordinator Sekretariat (Koorsek) beserta jajaran staf, dosen dan Mahasiswa KKN Profesi Universitas Muhammadiyah Sinjai, kader Pengawas Partisipatif (P2P), serta mantan penyelenggara pemilu tingkat kecamatan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pengawasan pemilu yang inklusif dan partisipatif.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sinjai, Muhammad Arsal, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan pengawas pemilu harus dibarengi dengan peningkatan literasi demokrasi di masyarakat. Menurutnya, demokrasi yang berkualitas lahir dari masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya serta berani terlibat aktif dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu strategi penting dalam mencegah potensi pelanggaran pemilu. Dengan melibatkan masyarakat, kader P2P, serta jejaring pengawas hingga tingkat kecamatan, Bawaslu dapat memperluas jangkauan pengawasan dan memperkuat deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.
Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Sinjai berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara lembaga pengawas pemilu, akademisi, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem demokrasi yang transparan, berintegritas, dan berkeadilan di Kabupaten Sinjai.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan penguatan silaturahmi antar seluruh peserta yang hadir.
Humas Bawaslu Sinjai