Peserta P2P Bawaslu Sinjai Perkuat Kapasitas Pengawasan Melalui Pembelajaran Mandiri
|
Sinjai – Sebanyak 40 peserta Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Bawaslu Kabupaten Sinjai resmi memulai tahapan pembelajaran mandiri yang berlangsung pada 1 hingga 7 Juni 2026. Tahapan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan P2P yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengawasan partisipatif pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Peserta yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, pemuda, pegiat organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga unsur masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap isu demokrasi dan kepemiluan.
Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Kabupaten Sinjai, Muhammad Naim, menyampaikan bahwa tahapan pembelajaran mandiri menjadi fondasi awal bagi peserta sebelum mengikuti tahapan pembelajaran berikutnya.
"Pembelajaran mandiri ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar kepada peserta mengenai pengawasan kepemiluan. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan mampu berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Program Pendidikan Pengawasan Partisipatif merupakan salah satu strategi Bawaslu dalam memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang diharapkan dapat memperkaya perspektif serta memperkuat jejaring pengawasan partisipatif di Kabupaten Sinjai.
Selama periode pembelajaran mandiri, peserta diwajibkan mempelajari materi yang telah disediakan melalui platform pembelajaran serta menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi bagian dari proses pendidikan. Hasil pembelajaran tersebut nantinya akan menjadi bekal bagi peserta untuk mengikuti tahapan selanjutnya dalam program P2P.
Bawaslu Kabupaten Sinjai berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam bidang pengawasan kepemiluan. Melalui Pendidikan Pengawasan Partisipatif, diharapkan lahir agen-agen pengawas partisipatif yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Humas Bawaslu Sinjai