Home » Umum » Wujudkan Tata Kelola Arsip: Bawaslu Sinjai Adakan RDK

Wujudkan Tata Kelola Arsip: Bawaslu Sinjai Adakan RDK

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sinjai – Arsip merupakan rangkuman perjalanan sejarah yang tersimpan. Untuk membaca sebuah sejarah maka keberadaan arsip amatlah penting. Hal tersebut disadari pula oleh Bawaslu Sinjai. Bawaslu Kabupaten Sinjai merupakan salah satu lembaga negara yang belum lama ini di bentuk. Untuk itu semua rekam jejak Bawaslu Kabupaten Sinjai perlu diatur dalam tata naskah dinas yang bisa bermanfaat dikemudian hari nantinya sebagai bukti sejarah.

Demi menigkatkan pemahaman tentang penyusuanan tata kelola arsip yang efektif dan efisien, Bawaslu sinjai mengadakan Rapat Dalam Kantor (RDK) yang juga turut mengundang pejabat terkait yaitu Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten sinjai yang diharapkan dapat menambah pengetahuan dilingkungan Bawaslu sinjai mengenai pengelolaan dan penyusunan kearsipan.

Ketua Bawaslu Sinjai, Muhammad Rusmin mengatakan “Kearsipan merupakan suatu proses mulai dari penciptaan, penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharaan dan perawatan serta penyimpanan sebuah dokumen jadi kalau suatu saat dokumen itu dibutuhkan maka dapat dengan cepat dan tepat ditemukan juga jika nantinya arsip-arsip tersebut tidak bernilai guna lagi, maka harus dimusnahkan” jelasnya.

Dalam kesempatan itu HJ. Rosmiati, S.Pd selaku Kepala Seksi Arsip Dinamis mengatakan “Kearsipan memegang peranan penting bagi kelancaran jalannya organisasi, yaitu sebagai sumber informasi dan sebagai pusat ingatan bagi organisasi mengingat arti pentingnya sebuah arsip, pemerintah Indonesia menaruh perhatian yang cukup besar terhadap kearsipan. Hal ini terbukti dengan diberlakukannya beberapa peraturan perundangan yang mengatur tentang kearsipan Nasional. Adapun keunggulan dan fungsi yang dapat dilihat dari sistem penanganan kearsipan setiap organisasi, yaitu: Aktifitas kantor dan organisasi akan berjalan dengan lancar, dapat dijadikan bukti-bukti tertulis apabila terjadi masalah, dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi secara tertulis, dapat dijadikan bahan dokumentasi, dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya, sebagai alat pengingat, sebagai alat penyimpanan dokumen, sebagai alat bantu perpustakaan diorganisasi apabila memiliki perpustakaan, merupakan bantuan yang berguna bagi pimpinan dalam menentukan kebijaksanaan organisasi dan kearsipan berarti penyimpanan secara tetap dan teratur untuk dokumen- dokumen penting mengenai kemajuan organisasi.”

Menurutnya Ada empat instrumen yang harus betul-betul menjadi perhatian dalam pengelolaan dan penyusunan Arsip, yaitu: Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip, keempat pokok tersebut sangat vital apalagi di era digital ini, hampir semua bisa langsung share di media. Jika pengetahuan tentang arsip tidak diberikan bisa saja arsip negara yang berdampak kepada goyangnya keamanan negara ini terpublikasi secara bebas”, untuk itu kita harus mengetahui siapa saja yang berhak untuk mengakses sebuah arsip. Apalagi dalam sebuah lembaga negara seperti Bawaslu ini, arsip menjadi barang yang paling berharga.

Pimpinan dan seluruh jajaran staf Bawaslu Sinjai yang menjadi peserta rapat berharap dalam RDK ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk kemajuan Bawaslu Kabupaten Sinjai.

Komisioner


Sekretariat


Informasi Publik


Regulasi


Whistleblowing System


Helpdesk Keuangan


e-Announcement LHKPN